Cara Membuat Rumah Kucing Yang Nyaman

By | April 14, 2017

Rumah Kucing

Kucing adalah hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Tak jarang, pemilik kucing selalu memanjakan hewan kesayangannya itu. Mulai dari memberinya rumah tempat berlindung dengan tempat tidur khusus yang nyaman, memberinya makanan-makanan enak dan bergizi, serta rutin membawanya ke salon dan juga ke dokter. Bahkan, hampir di semua kota terdapat perkumpulan pecinta kucing. Pada dasarnya, komunitas ini biasanya digunakan sebagai wadah untuk sharing pengalaman merawat kucing. Ada juga yang saling memberikan tips bagaimana mengatasi kucing yang sedang sakit.

Sebagai hewan peliharaan, kucing juga memiliki sikap atau mood seperti manusia lho. Biasanya, kucing suka diajak bermain, tetapi di lain waktu, adakalanya juga kucing lebih suka menyendiri atau tidak diganggu. Bagi yang baru memelihara kucing, alangkah baiknya jika kucing dibuatkan rumah sendiri. Lengkapi kediaman kandang kucing tersebut dengan tempat tidur, tempat makan, serta tempat buang air. Yang paling penting adalah tempat buang air bagi kucing, kita harus melatih kucing untuk buang air di tempat yang telah disediakan yakni wadah berpasir. Dengan begitu, kucing tidak akan buang air sembarangan di dalam rumah.
Rumah kucing

Meskipun kucing telah diberi rumah sendiri, selalu lepaskan kucing saat dia sedang tidak tidur. Kucing juga butuh berjalan-jalan atau berlari-lari. Biarkan ia menjelajahi bagian rumah kita. Jika didiamkan terus di dalam kandang, kucing justru bisa stress atau bisa juga mengalami obesitas.

Nah, kali ini kita akan berbagi tips cara membuat rumah kucing. Kita bisa membuat sendiri tempat tinggal kucing dari bahan-bahan yang gampang diperoleh. Sebelum membuat kandang kediaman kucing, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Bahan pembuatan sebaiknya tidak terbuat dari kardus, meskipun nantinya rumah kucing akan diletakkan di dalam rumah. Kardus tidak tahan terhadap air dan dapat menyimpan kelembaban.

Penggunaan bahan dari kayu tergolong lebih murah. Sementara jika memakai alumunium akan lebih awet, anti karat, ringan, dan tidak berbahaya bagi kucing. Ukuran rumah juga harus disesuaikan dengan berat dan ukuran tubuh kucing, begitu pula dengan pintu rumahnya. Akan lebih baik jika kalian membuat rumah yang besar untuk kucing agar kucing lebih leluasa bergerak ketika berada dalam rumahnya.

Cara Membuat Rumah Kucing Dari Kayu

Membuat rumah kucing yang besar membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari. Tips membuat rumah kucing kali ini adalah rumah kucing tingkat satu yang terbuat dari kayu dan kawat strimin. Kita bisa mengkreasikan sendiri desain rumah kucing seperti apa yang kita ingginkan, pastikan juga kediaman tersebut bisa nyaman untuk peliharaan kita.

Siapkan 4 kayu panjang atau balok sepanjang dua meter. Kayu ini akan digunakan sebagai penyangga rumah. Lalu, siapkan pula 6 kayu sepanjang satu meter dan 6 kayu sepanjang 60 cm. jadi, rumah akan berukuran panjangnya satu meter, lebar 60 cm, dan tingginya 2 meter. Lantai satu pada rumah setinggi satu meter, dan lantai kedua setinggi satu meter juga. bangunlah rumah mulai dari bagian bawah. Paku empat kayu menjadi berbentuk persegi panjang. Setelah itu pasangkan kawat strimin dan pakukan ke kayu secara merata agar tidak mudah terbuka. setelah itu, lanjutkan dengan memberikan penyangga. Karena rumah ini memiliki dua lantai, di tengah-tengah, berikan kayu panjang dan lebar sebagai penyangga tangga di bagian dalam.
Cara membuat rumah kucing dari kayu

Jika rumah diletakkan di ruangan tertutup, kita bisa memberikan kawat strimin di bagian atasnya. Namun, jika rumah kucing diletakkan diluar, sebaiknya bagian atasnya diberi atap fiberglass agar kucing tidak kehujanan. Lantai satu rumah kucing sebaiknya digunakan sebagai tempat buang kotoran. Berikan wadah khusus berisi pasir yang rutin diganti. Selain itu, letakkan juga wadah makanan dan minumannya di lantai satu ini.

Di lantai dua, jadikan kamar tidur si kucing. Berikan kasur kecil atau kain lembut agar kucing bisa tidur dengan nyaman. Rumah ini bisa diisi sampai tiga kucing dewasa. Rumah kucing berlantai dua ini juga sangat cocok untuk kucing yang memiliki anak-anak. Anak-anak kucing bisa berlarian di dalam rumah. Berikan tali atau bola di dalam rumah kucing agar kucing makin nyaman berada dalam rumahnya.

Kucing memang suka berlarian, tetapi tahukah kalian kalau kucing juga suka bersembunyi di ruang sempit atau goa? Jika tipe kucing kita suka bersembunyi di tempat seperti itu, kita bisa membuatkannya rumah kucing minimalis. Kandang ini terbuat dari kaos bekas dan hanger.

Pertama, siapkan kertas karton sebagai alas, kaos bekas, dan dua hanger kawat. Tarik kawat hanger dan satukan sampai membentuk sebuah tenda seperti tenda mainan yang dijual, yakni bebrbentuk melengkung ke atas. Selubungkan kaos pada hanger yang telah membentuk tenda tadi. Jadikan lubang leher kaos sebagai pintu masuk si kucing. Berikan kertas karton atau asbes di bagian bawah tenda. Masukkan bantal atau kain tebal sesuai ukuran lantai tenda.

Setelah itu staples bantal, kaos, dan alas tenda agar tenda tidak mudah rusak. Kalian bisa memvariasikan fungsi lengan kaos pada tenda. Jika ingin tenda yang rapi, selipkan ke belakang atau staples lengan kaos. Kalian juga bisa memanfaatkan lubang lengan kaos untuk mengajak mainan si kucing. Kucing akan suka bermain keluar-masuk lewat lubang lengan kaos, terutama kucing-kucing yang masih kecil.

Pecinta Kucing

Your email address will not be published. Required fields are marked *