Cara Mengusir Kucing Yang Datang ke Rumah

By | April 21, 2017

Mengusir Kucing

Beberapa orang sering merasa terganggu dengan kedatangan kucing-kucing liar ke rumah mereka. Rasa terganggu ini tak hanya karena mereka tidak suka kucing, tetapi karena biasanya kucing suka mencuri makanan atau buang air sembarangan. Bagi orang yang tidak memelihara kucing, kedatangan kucing liar bisa sangat menjengkelkan kalau si kucing sudah tahu tempat kita meletakkan makanan sehingga mereka bisa mencurinya. Terlebih lagi makanan favorit kucing adalah yang enak-enak, seperti ikan, ayam, atau daging.

Tak hanya itu saja, yang lebih bikin kesal adalah ketika si kucing buang air atau muntah sembarangan. Kucing memang terbiasa buang kotoran atau buang air di tanah atau pasir, tapi tak jarang pula yang suka buang air sembarangan, seperti di halaman rumah atau di dalam rumah. Kalau sudah begitu, tak ada pilihan lain selain mengusir kucing-kucing liar dari rumah.
Mengusir kucing

Masalah kucing liar yang datang ke rumah biasanya tidak hanya dialami oleh orang-orang yang tidak memelihara kucing saja. Orang-orang yang memelihara kucing kerap harus mengusir kucing tetangga yang datang juga, karena biasanya kucing yang dipelihara akan ‘bertengkar’ dengan kucing yang datang. Hal itu tentunya membahayakan keselamatan kucing yang kita pelihara. Suaranya pun sangat berisik dan mengganggu ketenangan. Namun, ada pula kucing yang justru mendapat ‘jodoh’ jika kucing yang datang memiliki jenis kelamin yang berbeda. Resikonya, lebih banyak kucing bisa berdatangan jika satu kucing diperbolehkan ‘pacaran’ dengan kucing yang kita pelihara. Jadi, sebaiknya kalau masih belum ingin mengawinkan kucing peliharaan kita, atau masih belum ingin memelihara lebih banyak kucing, alangkah baiknya kalau kucing liar tersebut segera diusir. Lantas apa yang harus dilakukan? Jalankan tips seperti dibawah ini.

Cara Mengusir Kucing Agar Tidak Kembali Lagi

Ada bermacam-macam cara ampuh mengusir kucing baik di atap plafon maupun yang masuk ke rumah yang bisa digunakan. Kucing memang bisa diusir dengan menakut-nakutinya dengan gerakan tangan. Sayangnya, kucing terbiasa kembali ke tempat yang sudah dikenalinya. Terutama tempat-tempat dimana makanan tersedia. Apalagi jika kita memlihara burung, kucing-kucing pasti berdatangan karena banyak kucing yang suka mengincar burung. Nah, sebelum mengusir kucing-kucing tersebut, simak dulu caranya mengusir kucing disini. Hindari mengusir kucing dengan cara sadis seperti menyiramnya dengan air panas, memukulnya dengan sapu, atau bahkan menembaknya. Perbuatan-perbuatan seperti itu tentu tidak dibenarkan. Kucing bisa diusir dengan cara-cara yang benar tanpa harus melibatkan kekerasan.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, kucing suka datang ke tempat yang ada makanannya. Oleh karena itu, untuk mencegah kucing liar datang ke rumah terus-menerus, pastikan untuk tidak menyediakan makanan bagi kucing. Selain itu, simpan makanan di tempat yang tak terjangkau oleh kucing, atau tutup ruang makan atau dapur dimana makanan tersimpan. Makanan yang berbau selalu menarik perhatian kucing, contohnya ikan, udang, atau ayam. Bahkan, saat masih menggorengnya saja kucing biasanya sudah mengeong di pintu karena mereka sudah mencium baunya dan kelaparan. Jika kita tidak ingin kucing terus datang, jangan melempari kucing dengan sisa tulang ikan atau ayam hanya karena rasa kasihan sesaat. Kalau memang ingin memberi makan, gunakan strategi berikut: letakkan makanan untuk kucing tersebut di atas kertas, lalu taruh di tempat yang jauh dari rumah, misalnya di luar halaman.
Cara mengusir kucing agar tidak kembali lagi

Cara membuang sisa makanan pun harus kita perhatikan, pastikan sisa tulang ikan atau ayam terbungkus rapat di dalam kertas atau dalam kantong plastik yang ditali rapat ketika dibuang ke tempat sampah. Akan lebih baik jika sampah makanan tidak terlalu lama berada di dalam tempat sampah agar si kucing tidak sempat mengendus baunya.
Cara mengusir kucing dari rumah dan atap plafon

Berbeda dengan bau makanan yang justru menjadi undangan bagi kucing, bau menyengat ternyata bisa menjadi alat pengusir kucing yang ampuh. Bau-bau yang dibenci dan tidak disukai kucing ini diantaranya bawang putih, minyak kayu putih, lemon, jeruk, tisu basah, dan cat repellent yang fungsinya memang untuk mencegah kucing liar masuk ke rumah. Letakkan bau-bauan itu disekitar tempat menyimpan makanan atau diletakkan di pintu rumah yang dijadikan akses keluar-masuk kucing. Jangan menggunakan obat nyamuk semprot atau bahan kimia berbahaya lainnya untuk mengusir kucing karena bisa membahayakan nyawa mereka. Kita cukup mengusirnya saja, jangan sampai melukai atau membunuh hewan berbulu ini.
Cara usir kucing

Cara paling umum yang dikenal banyak orang dalam urusan mengusir kucing adalah menyemprot hewan ini dengan air. Cara itu memang manjur dan praktis lantaran kucing benci air. Menyemprotkan air pada kucing bukan berarti menggambyornya dengan sekaleng air dingin. Jika kita melakukannya, kucing justru bisa marah dan mencakar atau menggigit kita karena mereka merasa terancam. Cukup siapkan air di dalam botol penyemprot kecil yang biasanya digunakan untuk memandikan burung atau untuk menyirami tanaman. Kenapa kucing takut air? Air yang keluar dari penyemprot memang sedikit tetapi menyebar. Suara semprotannya juga akan mengagetkan si kucing. Bahkan kita bisa menyemprot ke arah lain dan si kucing sudah lari pontang-panting karena suara semprotan sekaligus percikan airnya.
Cara mengusir kucing liar

Tips mengusir kucing liar dari rumah selanjutnya adalah menggunakan botol air mineral. Gunakan botol berwarna putih atau yang transparan. Jika menggunakan botol sisa air mineral kemasan, buanglah labelnya. Isikan air ke dalam botol hingga penuh. Letakkan botol berisi air tersebut di jalan tempat si kucing biasanya lewat untuk masuk rumah. Kita bisa meletakkan satu botol atau lebih. Kucing akan mengurungkan niatnya melewati jalan yang diberi botol berisi air karena botol itu beralih fungsi menjadi kaca. Bayangan dirinya akan terpantul pada botol dan si kucing mengira ada kucing lain.
Cara mengusir kucing buang air besar

Terkadang main kejar-kejaran dengan kucing liar yang masuk rumah cukup membuat capek sekaligus lucu. Hewan yang suka ikan ini hampir sama dengan manusia lho, ada yang peka, ada juga yang tidak peka ketika diusir. Beberapa kucing seolah tidak ambil pusing meskipun sudah disemprot atau digesuh berkali-kali. Jika cara-cara diatas tidak efektif, buatlah bola dari kertas untuk melempar si kucing. Remaslah kertas menjadi bola kecil, lalu rekatkan dengan selotip agar bentuknya tetap meskipun dilempar pada si kucing. Biasanya cara itu bisa membuat kucing kaget dan terbirit-birit.

Selain itu, manfaatkan penebah kasur untuk mengusir kucing. Pukulkan penebah ke kursi atau ke dinding yang dekat dengan si kucing. Cara lain yang masih sering digunakan banyak orang yang gusar karena ada kucing liar adalah dengan mengejarnya sambil menghentakkan kaki dengan keras. Tak hanya itu saja, bahkan banyak pula yang sambil menakut-nakuti si kucing dengan berteriak dengan suara hush hush. Kucing yang dikejar begitu pasti akan lari menjauh dan tak mau balik lagi.

Tips diatas adalah cara yang ampuh dan benar dalam mengusir kucing liar yang datang ke rumah. Jangan terbawa emosi hingga melukai si kucing atau bahkan membuatnya cacat seumur hidup. Selain berdosa karena melukai makhluk hidup, belum tentu rumah kita tidak akan ‘disambangi’ kucing lainnya. Jadi, anggap saja kucing yang datang sedang mengajak kita ‘berolahraga’ atau mengajak main kejar-kejaran. Cukup lakukan cara-cara diatas agar si kucing pergi dari rumah dan tidak sering-sering datang lagi.