Jenis Kucing Persia

By | May 18, 2017

Jenis-Jenis Kucing Persia

Sebenarnya ada berapa banyak sih macam-macam kategori dan jenis kucing Persia? Penasaran? Ras kucing Persia merupakan salah satu jenis kucing yang paling digemari di Indonesia. Bulunya yang lebat serta hidungnya yang pesek justru menjadi penarik perhatian dan membuat kucing Persia menggemaskan. Ada beberapa jenis kucing Persia yang bisa dijadikan peliharaan di rumah.

Kucing Persia yang dirawat dengan benar bisa hidup hingga 20 tahun. Inilah keistimawaan kucing Persia. Rata-rata usia kucing jenis lainnya hanya hingga 15 tahun saja. Asal kucing Persia selalu dijaga kebersihan serta makanannya selama dipelihara, kucing Persia bakal setia menemani hingga 20 tahun. Selalu bersihkan bagian-bagian tubuh kucing Persia, seperti telinga, mata dan hidungnya. Karena kucing Persia umumnya punya bulu tebal dan panjang, pastikan untuk selalu menyisir bulunya dengan sisir berongga jarang. Kucing Persia bisa stress jika bulunya tidak terawat dan kotor.

Stres pada kucing bisa berdampak buruk seperti hilangnya nafsu makan dan sering memuntahkan hairball. Jadi, sisirlah bulu si kucing hingga ke bagian dalam agar bisa membersihkan kutu dan kotoran yang bersarang di bulunya. Bagian leher, perut, dan ekor adalah bagian yang paling sering dihuni kutu. Sebaiknya sisir bulunya tiap pagi hari agar kucing Persia bisa beraktifitas dengan santai seharian. Sedangkan untuk mandi, kucing Persia juga harus memiliki jadwal mandi yang teratur. Segera mandikan kucing ketika bulu mereka mulai terlihat kusam.

Macam-Macam Kucing Persia

Kucing Persia berjenis peaknose menjadi kesukaan banyak pecinta kucing. Persia peaknose memiliki hidung yang sangat pesek sehingga kepalanya terlihat lebih bulat. Uniknya, semakin pesek hidung si kucing Persia, harganya akan lebih mahal di pasaran.

Jenis-jenis kucing Persia

ras persia peaknose

Selain peaknose, spesies kucing Persia yang juga memiliki hidung pesek adalah flatnose. Batang hidung Persia flatnose masih sedikit muncul dan terlihat dibandingkan dengan jenis Persia peaknose. Perbedaan tonjolan hidung pada kedua jenis kucing ini memang sangat kecil.

Macam-macam kucing persia

spesies Persia flatnose

Ada Persian ras asli, ada pula jenis kucing Persia ras campuran. Kategori kucing Persia yang sangat mencolok dari segi fisiknya adalah kelompok dari jenis Persia Himalaya. Kucing ini memiliki warna bulu yang sangat unik dan mengagumkan. Di bagian hidung, telinga, ekor dan ujung-ujung kakinya, warna bulu Persia Himalayan selalu hitam, sedangkan di bagian lain tubuhnya bulunya berwarna putih atau sedikit krem. Kucing Persia Himalaya ini adalah ras campuran kucing Persia dengan kucing Siamese.

Klasifikasi dan penggolongan kucing Persia

keluarga kucing Persia Himalayan

Spesies jenis kucing Persia lain yang agak lain adalah kucing Persia medium. Kucing ini memiliki hidung yang mancung untuk ukuran kucing Persia. Bentuk tubuhnya juga menyerupai kucing lokal, hanya saja kucing Persia medium lebih gemuk daripada kucing lokal. Kucing Persia medium ditawarkan dalam dua jenis, berbulu panjang atau chinchilla long hair dan berbulu pendek atau exotic short hair.

Kategori kucing Persia

rumpun kucing Persia Medium

Yang unik dan aneh ada lagi, namanya kucing Persia Mini Pixie. Saking kecilnya, ukuran tubuhnya tidak lebih besar dari cangkir teh. Bobot tubuh yang tak biasa ini adalah hasil berbagai persilangan turunan yang sudah diatas lima kali. Oleh karena itu mereka punya bentuk tubuh yang tak biasa dari segi besar tubuh. Dengan tampilan yang begitu mini, rumpun dari kucing Persia TeaCup ini terlihat makin imut, lucu, polos, serta menggemaskan.

Tipe kucing Persia

tipe kucing Persia teacup

Saat memelihara kucing, kita selalu menginginkan kucing yang gemuk karena mereka terlihat menggemaskan seperti bantal. Namun, ada saatnya untuk memperhatikan berat badan si kucing. Hindari memberi makanan kucing Persia terlalu banyak. Berilah makanan secukupnya untuk menghindari kucing terkena diare. Jika kucing diberi kandang atau rumah khusus, sebaiknya selalu beri waktu bagi mereka untuk berjalan-jalan di sekitar rumah agar mereka bisa meregangkan kakinya. Kucing Persia juga butuh bergerak setiap hari agar mereka tidak obesitas.

Demikianlah klasifikasi dan penggolongan kucing Persia yang perlu kita kenali. Berbagai jenis kucing Persia diatas selalu dibanderol dengan harga mahal. Saat ingin memelihara salah satu ras kucing Persia, sebaiknya belilah di penjual yang terpercaya. Tujuannya adalah menghindari kucing Persia yang sakit atau yang mendapat perawatan tidak baik. Perawatan yang tidak tepat akan membuat kucing Persia sakit-sakitan dan berumur pendek. Seandainya membeli kucing Persia bayi, kita juga harus menanyakan bagaimana perawatan si penjual kepada induknya selama si induk hamil. Apabila membeli sekeluarga kucing Persia, segera bawa ke dokter hewan untuk diperiksa sekaligus diberi vaksin agar kucing bebas penyakit ketika dibawa pulang.