Makanan Kucing Persia

By | May 6, 2017

Makanan Untuk Kucing Persia

Seperti halnya manusia, kucing juga harus mendapatkan makanan yang bergizi agar tidak mudah terserang penyakit. Bahkan, saat kucing tidak cocok dengan makanannya, mereka bisa sakit perut hingga mengalami diare. Biasanya, kucing akan mogok makan jika dia tidak cocok dengan makanan yang diberikan. Memilih makanan bagi kucing memang gampang-gampang susah, apalagi jika kita masih pemula dalam hal memelihara kucing.

Sebagai hewan karnivora, kucing tentunya membutuhkan ikan dan daging sebagai makanan utama mereka. Kedua jenis makanan itu mengandung protein, asam amino, asam lemak, dan vitamin yang dibutuhkan oleh kucing. Selain kedua makanan itu, kucing juga bisa diberi beras dan jagung sebagai penambah energi. Hanya saja, tidak semua kucing mau memakan beras atau jagung.

Makanan untuk kucing persia

makanan apa saja yang cocok dan disukai kucing Persia?

Salah satu jenis kucing yang paling disukai dan dijadikan peliharaan adalah ras Persia. Kucing Persia memang sangat lucu dan menggemaskan lantaran bulunya yang lebat dan tubuhnya yang gemuk. Kucing Persia akan memiliki bulu yang lebih tebal, lembut, serta sehat jika mereka diberi makan yang sesuai. Makanan kucing Persia sangat beragam, mulai dari yang dikemas dalam kaleng ataupun yang alami. Makanan kaleng atau makanan kucing yang sudah dikemas memang sangat beragam, ada yang khusus untuk menjaga keindahan bulu atau khusus untuk menaikkan berat badan si kucing. Namun, sebaiknya kucing tidak terus-terusan diberi makanan kaleng. Usahakan untuk memberikan makanan alami agar kucing makin kuat. Berikut adalah makanan-makanan alami buatan sendiri yang baik untuk kucing Persia kita.

Jenis Makanan Kucing Persia

Sebelum membahas makanan untuk kucing dewasa, alangkah baiknya untuk membahas makanan yang cocok untuk anak bayi kucing Persia alias kitten. Bayi kucing memang masih menyusu pada induknya. Namun, di usia 4 minggu atau umur 1 bulan kita sudah bisa memulai memberinya makan anak kucing Persia. Usia ini hampir sama dengan manusia dimana bayi masih belum bisa makan makanan kering atau makanan berat, jadi kita harus telaten dalam memelihara kucing bayi. Siapkan sendok teh atau pipet untuk menyuapi bayi-bayi kucing. Campurkan makanan yang akan diberikan dengan air hangat agar menjadi bubur. Makanan untuk anak kucing juga tersedia dalam kemasan. Pastikan kita memilih yang berlabel junior dan sesuaikan usianya dengan kucing kita.

Bagi kucing dewasa, makanan tak perlu dicampur air hangat karena sistem pencernaan mereka sudah bisa mencerna makanan kasar. Kucing sangat suka ikan, jadi sebaiknya berikan ikan untuk kucing kesayangan kita. Kandungan protein dan asam amino pada ikan akan membantu pertumbuhan kucing Persia. Kita bisa memberikan ikan dua kali seminggu. Hindari memberikan ikan setiap hari pada kucing karena jika makan ikan setiap hari, kucing akan kekurangan vitamin E.

Jenis makanan kucing Persia

daging, salah satu jenis makanan alami untuk kucing Persia

Selanjutnya adalah daging. Daging memang makanan yang terbaik bagi kucing Persia. Daging yang sangat digemari adalah daging ayam, kelinci, dan sapi. Karena sifatnya yang karnivora, kucing akan lebih aktif dan makan lebih banyak ketika diberi makan daging. Kita sebaiknya mengiris dagingnya menjadi potongan-potongan kecil. Selain menyukai daging yang mentah, kucing juga suka ketika makan daging yang sudah dimasak, seperti digoreng.

Jenis makanan yang ketiga adalah keju. Beberapa kucing suka makan keju, meskipun beberapa yang lain tidak. Biasanya, kucing Persia yang sejak kecil dipelihara dan dikenalkan dengan keju akan tertarik dengan makanan yang satu ini. Jika kucing Persia kita tidak cocok makan keju, biasanya pencernaannya akan bermasalah dan mengeluarkan kotoran encer. Tetapi, kalau kucing kita memang cocok dengan keju, sebaiknya berikan sesekali karena keju mengandung protein tinggi serta vitamin B2 yang dibutuhkan kucing.

Selain membuat sendiri makanan kucing Persia, kita juga bisa memberikan makanan khusus yang banyak disediakan di supermarket maupun petshop. Royal Canin merupakan salah satu merk makanan kucing yang cocok untuk menyuburkan bulu kucing. Makanan ini bisa sebagai pengganti daging alami. Merk Pro Plan biasanya lebih sering dipergunakan sebagai makanan penggemuk untuk kucing Persia yang bertubuh kurus. Walaupun harga lebih tinggi dari kompetitor sejenis, dua merk ini paling direkomendasikan untuk kucing ras Persia.

Makanan kesukaan kucing Persia

salah satu merk makanan kucing persia kemasan yang disukai

Selain merk tadi, alternative lainnya kita juga bisa mencoba merk lain seperti Me-o, Whiskas, Friekies. Tiga merk terakhir ini harganya relatif lebih murah dibanding dua merk sebelumnya. Jika memberi kucing Persia dengan makanan khusus kucing ini, perhatikan kotoran si kucing. Apabila encer dan berbau menyengat, segera hentikan sementara atau beri dalam jumlah kecil saja. Bisa saja kucing tak cocok dengan merk tertentu. Jika sudah begitu, tentu kita harus mengganti dengan merk yang lain.

Nah, setelah mengetahui makanan kucing Persia yang baik dan paling digemari, kita juga harus tahu cara yang tepat dalam memberi makan. Makanan kucing sebaiknya diletakkan di mangkok khusus agar tidak tercecer kemana-mana. Porsinya juga harus diperhatikan. Beri makanan secukupnya, atau perhatikan seberapa banyak kucing kita makan dalam satu waktu. Makanan yang tidak habis, terutama makanan kering dari kemasan, akan kehilangan aromanya jika dibiarkan di mangkok. Kucing suka makan makanan yang beraroma lezat, alhasil makanan yang dibiarkan di tempat terbuka dan kehilangan aroma tak akan disentuh lagi oleh si kucing. Kalau makanan kering sudah terlanjur melempem, sebaiknya jadikan bubur dengan cara merendamnya di air panas. Dengan begitu, aroma makanan akan kembali dan kucing akan tertarik untuk memakannya.